Pemkab Mulai Gunakan Sistem Non Tunai

204 views
image

Foto: Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai memberlakukan sistem non tunai  untuk semua transaksi keuangan daerah.

Hal itu dilakukan demi melakukan efisiensi anggaran pemerintah daerah dan juga mengantisipasi terjadinya kebocoran pendapatan daerah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul, Supartono mengatakan, implementasi transaksi non tunai di Kabupaten Gunungkidul yang sudah dilaksanakan yaitu terkait pembayaran belanja gaji pegawai dari RKUD ke rekening pegawai, meskipun saat ini belum keseluruhannya.

“Selain itu juga yang sudah terlaksana untuk pembayaran belanja LS pihak ketiga dar RKUD langsung ke pihak ketiga, pembayaran belanja hibah, dan pembayaran tambahan penghasilan PNS,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Rabu (8/11/2017).

Manfaat dari transaksi non tunai ini yaitu belanja lebih efektif dan efesian, aliran dana seluruh transaksi dapat ditelusuri sehingga lebih akuntabel, kemudian seluruh transaksi didukung dengan bukti yang sah.

“Kita berharap dengan adanya sistem ini bisa mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas, dan pengendalian internal pengelolaan kas juga meningkat,” ucapnya.

Transaksi non tunai merupakan pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak ke pihak lain dengan menggunakan instrumen berupa alat pembayaran berupa kartu (APMK), cek, bilyet giro, kartu debit, uang elektronik dan sejenisnya.

“Dengan begitu, bisa menghindari resiko bagi pihak-pihak yang berkaitan memegang uang tunai, karena seluruh uang disimpan di bank, lalu tercatat real time, bebas rekaya dan manipulasi data,” papar Supartono.

Perubahan sistem ini sudah terlaksana sejak triwulan ketiga pada bulan Oktober 2017 kemarin, dan rencananya akan terealisasi semuanya pada Januari 2018. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post