Pemkab Siapkan Program Gendong Tas Dahulu Baru Gendong Anak

290 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Tingginya angka pernikahan dini di Gunungkidul membuat banyak pihak merupaya untuk menekan persoalan tersebut.

Salah satu upaya untuk menekan angka pernikahan dini yakni Pemerintah Kabupaten Gunungkidul membuka dengan program gendong tas dahulu baru gendong anak.

“Untuk mengatasinya kami sosialisasi gendong tas dulu baru gendong anak kemudian di semua kecamatan di Gunungkidul, awalnya kami ditertawakan karena ada program tersebut,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3AKBPD) Kabupaten Gunungkidul, Sudjoko Rabu (12/12/2018).

Menurutnya program tersebut adalah ajakan agar anak dapat lulus sekolah terlebih dahulu, lebih baik jika anak dapat melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi.

Sudjoko mengatakan tahun ketahun angka pernikahan dini menurun di Kabupaten Gunungkidul, tahun lalu ada 63 pernikahan dini sedangkan pada tahun ini kurang lebih ada 50.

“Angka pernikahan dini di Kabupaten Gunungkidul sempat menduduki peringkat pertama di DIY,” ucap Sujoko.

Disinggung mengenai faktor pemicu pernikahan dini ia mengatakan tidak hanya hamil diluar nikah saja tetapi faktor ekonomi juga berperan banyak pada pernikahan dini.

“Ketika keterbatasan ekonomi keluarga biasanya anak dinikahkan, dan penekanan paling efektik dimulai dari pihak keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rifka Annisa, Suhartini mengatakan pernikahan dini bukanlah solusi untuk memperbaiki ekonomi keluarga.

Hal itu lantaran banyak faktor yang akan memicu permasalahan keluarga, faktor kesehatan juga akan berpengaruh.

“Pernikahan dini malah menjadi pemicu masalah yang lebih besar kedepannya,” tutupnya. (G1)

Related Post