Pemkab Tambah Modal Untuk PDAM

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, akan menambah modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Daerah “Tirta Handayani” supaya jumlah instalasi air bersih menjangkau rumah-rumah warga yang kesulitan air.

Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan tingginya operasional PDAM karena semakin meningkatnya harga listirk dari PLN. Sehingga ia pun berusaha

“PDAM sendiri sangat tergantungan terhadap energi listrik. Kami sudah berupaya untuk menurunkan biaya dengan berkomunikasi dengan PLN agar tidak memberlakukan tarif bisnis namun selalu gagal,” kata Badingah.

Dirinya pun melakukan negosiasi ke PLN DIY dan ke Semarang supaya meringahkan tarif listrik. Tapi tidak bisa, tetap karena PDAM adalah perusahaan maka masuk kategori bisnis. Lebih lanjut menurut Badingah dengan tarif bisnis atau paling mahal, dikisaran Rp1,5 miliar per bulan menjadi sekitar Rp 2 miliar per bulan.

“Kami terus berupaya dan terus membenahi instalasi dengan mengupayakan agar tidak banyak yang bocor,” paparnya.

Sebagai perusahaan daerah, PDAM Tirta Handayani banyak memberikan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu.

“Meski PDAM merugi, kami tetap akan memberikan penyertaan modal, karena PDAM memiliki posisi vital dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan penyertaan modal nantinya diberikan ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Gunung Kidul, untuk pengadaan instalasi.

“Pemkab melalui DPUPKP akan membangun istalasi air dari dana APBD dan APBN untuk kemudian diserahkan ke PDAM dalam bentuk penyertaan modal,” (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post