Pemkab Tampik Adanya Isu Lahan Pertanian Yang Semakin Kritis

295 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengklaim lahan persawahan yang ada di bumi handayani masih sangat banyak.

Hal itu dapat dibuktikan bahwa alih fungsi lahan pertanian ke bangunan dalam beberapa tahun terakhir ini hanya sedikit.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengatakan dalam beberapa tahun hanya berkurang sedikit di tahun lalu.

“Dalam tiga tahun atau lebih berkurang 11 hektare, belum lama juga ini, itu di Ngawen 10 Hektare, dan di Semin satu hektare,” ujar Bambang kepada wartawan, Rabu (14/3/2018).

Dia mengatakan persawahan yang dialihfungsikan itu untuk di Ngawen digunakan untuk kepentingan sekolah, kandang ayam dan beberapa usaha yang tersebar di beberapa titik di Kecamatan Ngawen. Untuk yang di Semin, untuk keperluan terminal.

Lahan persawahan yang dialihfungsikan itu dikatakan Bambang juga bukan persawahan irigasi, tetapi persawahan tadah hujan, atau dapat dikatakan juga kurang begitu produktif untuk pertanian.

Adapun luas lahan pertanian di Gunungkidul saat ini mencapai 7.863 Hektare.

“Luas tanahnya pun masi memadai untuk terus meningkatkan produktifitas hasil pertanian,” pungkas Bambang. (Bayu)

Related Post