Pemkab Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan

540 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dinas Kesehatan Gunungkidul terus berupaya menekan angka kematian ibu hamil dan melahirkan yang masih terjadi. Hingga saat ini, Pemerintah sudah menerbitkan peraturan untuk melindungi ibu hamil.

Kepala dinas kesehatan Gunungkidul Agus Prihastoro mengatakan, sampai bulan November angka ibu hamil mencapai 10 ribuan orang. Dari jumlah itu ada 20 persen yang merupakan resiko tinggi, diantaranya hamil usia dini yang jumlahnya mencapai 400 orang. 

“Sudah ada 4 kasus ibu yang meninggal,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (8/12/2016).

Menurutnya, dibandingkan dengan tahun 2014 lalu ada 8 kasus dan pada tahun 2015 ada 7 kasus. Pihaknya terus berupaya menurunkan kematian ibu hamil.  

“Kita berupaya terus menekan kematian ibu hamil,” ujarnya.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk rajin memeriksakan kandungan ke bidan, puskesmas atau dokter terdekat. Selain itu Dinas Kesehatan juga membuat sms bunda yang digunakan untuk sosialisasi warga.

“Kami sudah melakuka sosialisasi pada masyarakat untuk rajin memeriksakan kandungannya,” paparnya.

Terpisah, Bupati Gunungkidul Badingah mengaku, untuk melindungi ibu hamil, pihak sudah melakukan berbagai upaya diantaranya mengeluarkan perbub diantaranya mengenai pencegahan pernikahan anak, dan sudah ditindaklanjuti mulai tingkat desa dan dusun. 

“Kami sudah membuat peraturan yang melindungi masyarakat yakni ibu hamil dan anak, serta perda perlindungan ibu dan anak,” bebernya. (Bayu)

Related Post