Penangguhan Penahanan Ditolak, Kabul Santoso Masuk Bui

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul, akhirnya menahan kepala desa Bunder, Kecamatan Patuk, Kabul Santosa, dalam kasus dugaan korupsi Anggaran Belanja dan Pendapatan Desa (ABPDes).

Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Wibowo Wisnu Nugroho mengatakan, pihaknya melakukan penahanan terhadap Kabul Santoso di Lapas II A Yogyakarta, atau lapas Wirogunan pada Senin (22/5) kemarin.
Dari hasil penyelidikan tahap dua kajari memutuskan untuk dilakukan penahanan.

“Setelah semuanya dicek, pak Kabul dilakukan penahanan sejak hari Senin kemarin sampai 20 hari kedepan,” katanya kepada Gunungkidulpost.com,  Selasa (23/5/2017).

Dari hasil penyelidikan tersangka terbukti melakukan tindak pidana korupsi APBDes dengan modus tidak memasukkan pendapatan asli desa ke kas desa. Dari hasil laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY total kerugian mencapai Rp 137.9 juta.

“Salah satu modusnya tidak memasukkan pendapatan Asli ke Kas desa, tetapi malah masuk ke pendapatan pribadinya,” ujarnya.

Terpisah, Penasehat Hukum Kabul Santosa, Suraji Notosuwarno menuturkan pihaknya sudah melakukan upaya penangguhan penahanan kepada kliennya, namun ditolak.

“Upaya penangguhan penahanan dilakukan karena klien kami masih memiliki tanggung jawab sebagai kepala desa,” tuturnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post