Penangkapan Ikan Ilegal Marak Terjadi, Pelaku Akan Dijerat Hukum

37 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Maraknya penangkapan ikan secara ilegal seperti menggunakan aliran listrik dan obat kimia marak terjadi di Gunungkidul.

Hal itu mengundang keprihatinan banyak pihak, salah satunya dari organisasi Wild Water Indonesia (WWI) wilayah Gunungkidul.

Relawan WWI Gunungkidul, Beby Agung mengungkapkan penangkapan ikan secara ilegal masih kerap ditemui di sejumlah sungai dan perairan darat di Gunungkidul. Terutama di wilayah pinggiran yang jauh dari pemukiman penduduk.

“Saat ini masih ada yang menangkap [ikan] dengan setrum maupun racun,” katanya kepada wartawan, Senin (7/5/2018) kemarin.

Menurut Agung, penangkapan ikan dengan cara menyetrum menyalahi aturan dan menyebabkan ekosistem sungai perairan darat menjadi terganggu. Selain itu populasi ikan berkurang karena ikan yang telah terkena setrum atau obat kimia akan sulit berkembangbiak.

“Memang sih hasil yang diperoleh lebih banyak, tapi efeknya itu bisa merusak,” tandasnya.

Sementara itu Petugas Pengawas Kelestarian Ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Supartana mengatakan larangan penangkapan ikan secara ilegal telah tertuang di UU no 31/2004 tentang perikanan.

Dijelaskan pada pasal 8 mengenai larangan penggunaan kimia, peledak serta cara ilegal lain yang merugikan lingkungan.

“Di situ sudah ada larangannya, tapi memang secara praktik susah, karena tidak semua masayarakat sadar betul,” paparnya.

Terkait dengan sanksi yang diberikan kepada pelaku yang tertangkap pihaknya menegaskan akan dibawa ke ranah hukum. (Susanti)

Related Post