Pencairan Dana Desa Tak Pernah Tepat Waktu

162 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Dana desa termin pertama pada 2019 molor. Akibatnya pemerintah desa mulai mengeluh.

Kasus serupa bukanlah yang pertama namun sejak tahun 2015 lalu pencairan dana desa termin pertama tak pernah tepat waktu.

Hal tersebut dikemukakan oleh, Kepala Desa Bendung, Kecamatan Semin, Didik Rubiyanto.

Didik menuturkan saat ini padahal dari segi persyaratan pihaknya telah terpenuhi semuanya untuk dilakukan pencairan.

“Kami dapat informasi bahwa dana sudah bisa cair Tapi hingga sekarang belum cair juga,” kata Didik, Sabtu (9/3/2019).

Sambungnya, sejak dana desa pertama kali diterapkan pada tahun 2015 selalu dijumpai waktu pencairannya molor.
Dirinya berharap dana desa dapat dicaikan tepat dengan waktu yang telah ditentukan.

“Salah satu upaya untuk mengantisipasi kemoloran pencairan bisa dilakukan dengan mengubah metode pencairan. Saat ini pencairan baru bisa dilakukan pada saat desa sudah menyerahkan persyaratan,” ujarnya.

Namun sambungnya, syarat ini belum bisa menjadi garansi karena ada syarat lain yaitu syarat di tingkat kabupaten yang harus dipenuhi, yakni 70% desa di sebuah kabupaten harus sudah menyelesaikan syarat yang ditentukan.

“Jadi bagi desa yang sudah selesai dalam mengurus masih menunggu desa lainnya, lebih efektif kalau pencairan tidak menunggu akumulasi desa lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya jika harus menunggu desa lainnya selesai akan memakan waktu lebih lama, jika pencairan langsung dibebankan kepada desa yang telah selesai memenuhi persyaratan maka pencairan bisa tepat waktu.

“Ya kalau sistemnya seperti ini kasihan desa-desa yang rajin menyelesaikan persyaratannya,” pungkasnya. (G1)

Related Post