Pendaftaran Relawan Demokrasi Dibuka Untuk Kalangan Pelajar

177 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kalangan pelajar yang memasuki usia 17 tahun diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam melakukan pengawasan pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu sesuai dengan arahan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul

Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Gunungkidul, Rini Iswandari mengatakan saat ini jumlah pengawas untuk pemilu 2019 di Gunungkidul berjumlah sekitar 1.000 orang. Jumlah tersebut menurutnya tidak sebanding dengan jumlah TPS yang berjumlah kurang lebih 2.300.

“Idealnya satu TPS minimal satu pengawas,” ucapnya kepada wartawan, Jumat (7/9/2018).

Maka dari itu Bawaslu membuka kesempatan bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun untuk bergabung menjadi pengawas. Nantinya para pelajar ini akan disebut sebagai relawan demokrasi.

“Ini sebenarnya gagasan dari Bawaslu pusat, selain untuk pelajar juga terbuka bagi masyarakat umum,” ucapnya.

Secara teknis para relawan ini akan menjadi satu bagian dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

“Tugasnya untuk mengawasi seluruh tahapan pemilu mulai dari awal hingga akhir,” tandas Rini.

Adapun syarat bagi para pelajar untuk menjadi relawan demokrasi selain sudah berusia 17 adalah telah memiliki pengalaman di bidang pengawasan pemilu minimal pemilihan osis (Pemilos) di sekolah masing-masing.

Syarat keikutsertaan panitia pemilos ini digunakan lantaran melihat pesta demokrasi tingkat sekolah merupakan media pembelajaran efektif dan berguna menjadi bekal siswa ke depan.

Sehingga siswa telah memiliki pengalaman untuk digunakan sebagai pengawas pemilu 2019. (Bayu)

Related Post