Pengungsi Kedinginan, Bantuan Selimut Belum Merata

290 views
image

Kondisi Warga Dipengungsian Mulai Kedinginan. (Foto: Ist)

Gunungkidulpost.com – Semanu – Sebanyak 230 pengungsi yang berada di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul harus rela kedinginan. Pasalnya hingga saat ini bantuan selimut belum juga didapat, padahal banyak warga yang masih balita hingga lanjut usia yang berada di dalam posko pengungsian.

Ratusan pengungsian dari tiga Padukuhan yakni Kuwon Lor, Kuwon Kidul, hingga Kwangen yang masih terendam banjir setinggi 2 meter harus terpaksa menungsi disejumlah posko yang dididirikan oleh pemerintah daerah.

Mereka terpaksa menempati Balai Desa serta Masjid setempat karena rumah mereka belum bisa digunakan untuk tempat istirahat.

Berdasarkan data yang ada menyebutkan, bahwa pengungsi mencapai 512 warga. Jumlah tersebut semakin berkurang karena banyak air yang sudah surut.
Hingga Jumat dini hari masih ada sekitar 230 warga yang terpaksa harus tinggal di pengungsian.

Kasi Pelayanan Desa Pacarejo, Sumariyadi mengatakan, para pengungsi ini didominasi oleh mereka yang sudah jompo maupun balita yang rentan terhadap penyakit. Kondisi tersebut diperparah dengan dinginnya cuaca diwilayah Kecamatan Semanu.

Ironinya, bantuan selimut yang didapatkan oleh warga tidaklah merata sehingga sebagian warga jompo dan balita yang ada terpaksa kedinginan akibat buruknya cuaca yang ada.

“Bantuan selimut sayang kami butuhkan, karena kondisi warga saat ini mengalami kedinginan,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Jumat (1/12/2017) pagi.

Sementara itu, salah satu pengungsi di Desa Pacarejo, Wartini mengaku baju yang digunakan oleh para pengungsi sejak kemarin kehabisan. Oleh sebab itu, dirinya berharap agar Pemkab Gunungkidul bisa segera menyalurkan selimut, sehingga pengungsi tidak kedinginan dan menderita penyakit

“Kami sangat berharap bantuan selimut merata ke semua pengungsi. Karena kondisi cuaca yang buruk ini membuat kami kedinginan,” paparnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post