Pengurus Dilantik, Atlet Sepatu Roda Butuh Perhatian

678 views
image

Foto: istimewa

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PORSEROSI) DIY  mengukuhkan Pengurus Cabang (Pengcab) Perserosi Gunungkidul, Sabtu (29/4/2017) kemarin.

Ketua Perserosi DIY, GKR Bendoro melantik Supriyanto, MT sebagai Ketua Umum Persatuan Olah Raga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Kabupaten Gunungkidul masa bhakti 2017 – 2021.

Hadir pada acara ini Drh. Krisna Berlian Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan mewakili Bupati Gunungkidul, Ketua KONI Gunungkidul, perwakilan Polres Gunungkidul dan Kodim 0730/Gunungkidul, Pengurus Perserosi DIY dan tamu undangan.

Ketua Pengda PERSEROSI DIY GKR. Bendoro menyatakan apresiasi dengan terbentuknya kepengurusan Perserosi di Gunungkidul mengingat daerah lain sudah terbentuk sejak lama. Melalui kepengurusan ini agar dapat menjadi wadah untuk pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet khususnya sepatu roda dari Gunungkidul untuk selanjutnya dapat tampil dalam kancah DIY maupun nasional.

Pihaknya juga menyampaikan kepada seluruh pengurus tingkat DIY maupun kabupaten/kota untuk meninggalkan egoisitas dalam pemilihan atlet karena anak dari pengurus sendiri, namun harus memperhatikan prestasi dan potensi dari atlet-atlet yang ada.

“Harapan kami kepengurusan Gunungkidul selalu berkonsultasi dan berkoordinasi dengan pengda DIY maupun kabupaten/kota lainnya dalam rangka pembinaan atlet sepatu roda,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Sementara itu Ketua KONI Gunungkidul, Jarot Budi Santosa mengatakan, pengurus cabang olah raga sepatu roda terlantik harus siap untuk berkorban dan bekerja keras dalam meningkatkan prestasi olah raga.

“Pengurus harus siap untuk bekerja berkorban waktu, tenaga bahkan biaya atau tombok dalam melaksanakan tugasnya,” tandasnya.

Ketua Pengcab Perserosi Gunungkidul,  Supriyanto menuturkan, proses terbentuknya kepengurusan perserosi yang ada di Kabupaten Gunungkidul,  bertujuan untuk mengembalikan kejayaan atlet sepatu roda di Gunungkidul. Hal tersebut diungkapkannya karena atlet PON cabang sepatu roda yang mewakili DIY merupakan putra yang berasal dari Wonosari sehingga kedepan diperlukan keberlangsungan dan regenerasi serta pembinaan bagi bibit-bibit altet sepatu roda dari Gunungkidul mampu untuk berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Banyak atlet bibit unggul yang bermunculan di Gunungkidul. Sehingga dengan berdirinya kepengurusan baru ini kami akan berkonsentrasi memajukan atlet sepatu roda di Gunungkidul,” ungkapnya.

Dia berharap perhatian pemerintah untuk memberikan perhatian lokasi untuk latihan maupun lomba bagi cabang olah raga sepatu roda.  Mengingat saat ini dalam berlatih atlet sepatu roda memanfaatkan tempat yang ada antara lain depan SMK Muhammadiyah Wonosari, lahan parkir Pasar Hewan Siyonoharjo dan halaman Pemkab Gunungkidul.

“Harapan kami Pemkab segera memberikan fasilitas untuk latihan para atlet sepatu roda,” pungkasnya. (Heri)

Posted from WordPress for Android

Related Post