Penjual Miras Maut Diperiksa Polisi, Ini Penyebab Kematian Dua Korban Tewas Pesta Miras

842 views

Ilustrasi.net


Gunungkidulpost.com – Ngawen – Kasus miras yang menewaskan dua orang di dusun Sendangrejo, Tancep, terus diselidiki oleh kepolisian sektor Ngawen. Penyebab kematian korban diduga akibat mengoplos miras sendiri dengan kadar alkohol yang lebih tinggi.

Kapolsek Ngawen, AKP Tri Wibowo mengatakan, selama ini petugas sudah berupaya untuk menelurusi barang haram yang tersebar di wilayahnya. Penjual miras berhasil diamankan untuk melakukan pemeriksaan.



“Penjual miras itu diketahui Lasimin warga Cawas, Klaten sudah kita periksa,” katanya, Rabu (26/10/2016).

Meski begitu, kata Tri Wibowo, penjual miras itu tidak ditetapkan sebagai tersangka. Sebab saat pengrebekan pemilik hanya menjual minuman beralkohol saja, bukan miras yang dioplos.

“Yang dijual Lasmin hanya minuman beralkohol saja seperti anggur merah, anggur putih, vodka maupun ciu. Kita tidak menemukan miras oplosan,” jelasnya.

Tri wibowo menduga, miras yang dikonsumsi oleh dua korban merupakan hasil oplosan sendiri.  Namun untuk memastikan bahan campuran miras oplosan itu, pihaknya hanya menemukan barang bukti botol yang telah habis.

“Barang buktinya tinggal botol saja. Diantaranya, ciu, minuman berenergi, minuman rasa jeruk hingga anggur merah,” terangnya.

Tri Wibowo mengaku akan mengungkap kasus inj, terutama untuk penyebab kematian korban. “Kejadian ini nantinya menjadi pelajaran bersama,” pungkasnya. 

Untuk diketahui sebelumnya, dua orang warga meninggal dunia dan satu orang dirawat dirumah sakit lantaran melakukan pesta minuman keras jenis oplosan. Kedua korban yakni Melani Setyani (23) warga Jawa Barat dan Handoko (46) warga Tancep, Ngawen.

Hilangnya kedua nyawa warga tersebut bermula ketika pada Sabtu (22/10) sekira pukul 14.00 sd 17.30 korban melakukan pesta minuman keras jenis ciu dan anggur merah di rumah Sutarmi (60) warga Tancep.

Setelah itu korban merasakan badan panas dan muntah muntah, selanjutnya Minggu (23/10) sekitar pukul 08.00 WIB korban dibawa ke RSKB Islam Cawas, Klaten. Namun Melani meninggal di rumah sakit, dan Handoko meninggal sekira pkl 23.00 wib. (Nena)

Related Post