Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Suwandi Nekat Gantung Diri

Foto: istimewa



​Gunungkidulpost.com – Ngawen – Salah satu warga Bejono RT04/RW04, Desa Beji, Kecamatan Ngawen Suwandi (49) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri disalah satu rumah kosong yang tak jauh dari tempat tinggalnya.
Informasi yang dihimpun Gunungkidulpost.com, Selasa (31/1/2017) kejadian gantung diri tersebut diketahui warga sekitar pada pukul 03.00 WIB. 

Salah satu saksi, Harno (50) mengatakan, sekitar pukul 23.00 WIB korban keluar rumah. Namun sekitar pukul 02.00 WIB Suwandi tak kunjung pulang. Pihaknya pun meminta tetangga lainnya untuk mencari disekitar rumah alhasir korban tidak ditemukan.

Selang satu jam saksi bersama warga lainnya menemukan korban di sebuah rumah kosong milik Suparni. Namun naas kondisi korban sudah tergantung di blandar dapur rumah tersebut. “Korban kami temukan dalam keadaan menggantung pada blandar dapur rumah kosong milik Suparni,” jelasnya kepada Gunungkidulpost.com. 

Terpisah, Kapolsek Ngawen AKP Tri Wibowo mengatakan,pihaknya telah mendapat laporan dari warga bahwa terjadi gantung diri di Bejono RT04/RW04, Desa Beji, Kecamatan Ngawen dengan korban bernama Suwandi (49). Setelah dilakukan pengecekan medis korban tidak ketemukan tanda tanda penganiayaan. 
Menurut keterangan, korban gantung diri karena memiliki penyakit kanker usus yang sudah dioperasi tetapi tak kunjung sembuh. “Tidak diketahui adanya penganiayaan, dan ini merrupakan murni gantung diri. Korban nekat melakukan gantung diri lantaran memiliki panyakit yang tak kunjung sembuh,” bebernya. (Bayu)

Related Post