Perayaan Malam Paskah, Umat Diajak Bersatu Pasca Pemilu

59 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Perayaan Paskah yang dilakukan serentak oleh umat Kristiani diajak untuk menjaga persatuan dan kesatuan pasca pemilu.

Meski sempat berbeda pemilihan dalam panggung politik, umat diajak untuk kembali bersatu.

Romo Gregorius Awan Widoyoko PR sebelum memimpin misa perayaan malam paskah di Gereja Santo Yusup, Dusun Bogor, Desa Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta Sabtu (20/4/2019) malam mengatakan, pasca berlalunya penggung politik, ia mengajak seluruh umat untuk kembali bersatu demi mewujudkan kemajuan dan pembangunan Indonesia.

“Peristiwa paskah ini menjadi bagian menyemangati untuk semakin bersatu. Karena warga gereja memiliki pendapat politik yang berbeda tetapi kalau dalam iman mereka harus bersatu,” katanya.

Perayaan Paskah menyatukan perbedaan. Hal itu jika merujuk dari peristiwa masa Yesus, sebelum Paskah, murid Yesus tercerai-berai, tetapi setelah kebangkitan Yesus mereka bersatu kembali.

“Tanpa paskah kebangkitan Kristus tentu tidak akan ada bagi umat Kristiani. Sehingga harapan kami perayaan Paskah ini menjadi sekaligus menyatukan perbedaan didalam iman kita,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang umat Kristiani di Bogor, Suhardono mengatakan, saat pemilu tak sedikit suasana bertetangga menjadi kurang harmonis karena perbedaan politik.

“Semoga setelah pemilu semuanya kembali bersatu untuk membangun Indonesia, semuanya rukun,”ucapnya.

Salah seorang Panitia Paskah, Bambang Purwanto menuturkan, Suasana perayaan malam paskah di Kabupaten Gunungkidul berjalan dengan lancar. Sejumlah petugas kepolisian dan masyarakat sekitar seperti dari karang taruna desa Playen, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dilibatkan guna membantu parkir dan keamanan.

“Semua bersatu dalam Indonesia dan ini inilah wujud dari perbedaan yang telah disatukan di dalam perayaan Paskah,” imbuh Bambang Purwanto. (Bayu)

Related Post