Perjalanan Satu Tahun, 15 Perda Baru Berhasil Disyahkan

254 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebagai bukti perjalanan kerja DPRD Gunungkidul selama satu tahun mampu menghasilkan belasan peraturan daerah (perda) baru.

Tercatat selama rentan waktu Januari hingga Desember 2018 sebanyak 15 perda baru berhasil ditetapkan.

Capaian ini pun disambut antusias oleh para wakil rakyat, selain sebagai bukti bahwa kinerja hal itu diklaim mampu meningkatkan peran serta pembangunan di Gunungkidul.

Ketua Badan Perencanaan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gunungkidul Imam Taufiq mengaku puas dengan kinerja yang diperlihatkan sepanjang 2018. Menurut dia, dari sisi ketugasan dapat dilaksankaan dengan baik. hal ini dapat terlihat dari capaian perda yang dihasilkan.

“Kami menyelesaikan 15 raperda. Meski yang satu perda [APBD Perubahan 2018] saat evaluasi ditolak gubernur. Namun dari sisi pembahasan sudah selesai dibahas,” katanya, Rabu (12/12/2018) kemarin.

Dia menjelaskan, di 2018 ada 16 raperda yang harusnya selesai dibahas. Namun, satu raperda terpaksa harus dicoret karena penyusunan draf belum diselesaikan sehingga tak bisa dibahas di tahun ini.

“Yang dicoret raperda tentang Penanggulangan HIV-AIDS. Rencananya raperda ini masuk dalam program legislasi di tahun depan,” ungkapnya.

Disinggung mengenai capaian, Imam mengakui perda yang dihasilkan lebih baik dengan capaian di tahun lalu. Menurut dia, di 2017 masih ada enam raperda yang tak bisa dibahas. Enam raperda ini kebanyakan merupakan inisiatif dari dewan yang berkaitan dengan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah [BUMD] sejak 2014 lalu.

“Capaian perda yang dihasilkan dapat lebih optimal,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan program kerja untuk tahun depan. Rencananya, di 2019 akan membahas 15 raperda baru.

“Inilah bukti kinerja dewan dan tahun depan akan kita buktikan lagi 15 raperda baru,” pungkas Demas. (Bayu)

Related Post