Perjalanan Sejarah Desa Girisekar

image

Foto: istimewa

Gunungkidulpost.com – Panggang – Perjalanan panjang Desa Girisekar yang berada di Kecamatan Panggang yang sebelumnya bernama Kelurahan Sawah, telah berhasil membuka tabir hari jadi Desa Girisekar hingga akhirnya hari ini Sabtu, (17/6/2017) telah dikukuhkan hari jadi Desa Girisekar pada 14 September 1916.

Sutarpan, Kepala Desa Girisekar menjelaskan, setelah melalui penelusuran bukti sejarah yang ada oleh Komunitas Malam Setu “Mijil Wengi” yang merupakan komunitas yang menelusuri jejak para leluhur guna melihat Desa Girisekar sebagai fakta sejarah, serta di dukung oleh kesaksian para tokoh sesepuh Desa Girisekar akhirnya di tentukanlah hari jadi Desa Girisekar  yang diambil dari tahun dan tanggak lahir dari Lurah pertama dan kedua Desa Girisekar.

“Hal ini kita lakukan sebagai wujud penghormatan dan mengenang jasa beliau dan menjadikannya Dwi Tangga,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Sutarpan menuturkan, tahun lahir Desa Girisekar ditetapkan sejak Guna Widjaja menjabat sebagai lurah Sawah yang pertama yaitu tahun 1916. 

“Sedangkan tanggal lahirnya ditetapkan dari kelahiran Wiryo Sentono yang menjabat sebagai Lurah ke 2 Desa Sawahan yaitu 14 September,” tambah Sutarpan.

Menurut dia, dengan dikukuhkannya hari jadi Desa Girisekar ini dan mendokumentasikan dalam sebuah  buku tujuannya adalah agar generasi mendatang mengetahui perjalanan sejarah para pemimpin Desa Girisekar dari bukti yang otentik.

“Desa Girisekar merupakan desa terluas di Kecamatan Panggang yang terdiri dari 9 Pedusunan,”tuturnya.

Setelah hari ini dikukuhkan 14 Sepetember 1916 sebagai hari jadi Desa Girisekar, besok pada 14 September 2017 nanti akan diadakan peringatan ke 101 Desa Girisekar. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post