Perkembangan Pasar Besole Jalan Ditempat, Pengelola Diminta Tidak Tutup Mata

600 views

Sepi, pasar besole. (Foto : Bayu Prihartanto)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Puluhan pedagang di Pasar tradisional Besole Desa Baleharjo mengeluh akibat sepi pembeli. Pasalnya kios yang mereka sewa dengan harga tinggi tersebut kini kondisinya merana. Para pedagang meminta pengelola pasar berfikir kreatif untuk mengembangkan pasar.

Salah satu pedagang di Pasar Besole, Watik mengaku, selama beberapa minggu terakhir ini kondisi aktivitas perdagangan di pasar tradisional tersebut semakin menurun. Pihaknya hanya bisa pasrah dengan menurunya usaha yang digelutinya.

“Semakin hari semakin turun, banyak juga keluhan dari teman – teman pedagang yang lain,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Minggu (9/10/2016).

Hal senada juga dikeluhkan oleh salah satu pedagang lain, Tini, menurutnya, sepinya pembeli lantaran letak pasar tradisional dengan pasar induk kabupaten sangatlah dekat. Sehingga mempengaruhi aktivitas penjualan di pasar tersebut.

“Kondisi sepi seperti ini saya rasakan sejak musim hujan. Mungkin pembeli juga memilih untuk di pasar induk karena letaknya strategis dibandingkan dengan kondisi pasar Besole,” paparnya.

Menurut Tini, tak dipungkiri bahwa kurang lengkapnya dagangan yang ditawarkan di pasar Besole membuat batu sandungan untuk mengembangkan pasar tersebut. Dia berharap, pengelola harus dapat memikirkan pedagang untuk mendongkrak aktivitas perdagangan.

“Harapan kami pengelola mulai berfikir, bagaimana caranya mengonsep pasar agar lebih ramai dan banyak peminat untuk datang,” pungkasnya. (Bayu)

baleharjo gunungkidul pasarbesole

Related Post