Permainan Tradisional Jadi Pilihan Mengisi Bulan Puasa

image

Anak SD Saat Memainkan Permainan Tradisional Gangsing. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Anak-anak tahun 90an pasti mengenal permainan gangsing. Permainan ini termasuk satu diantara sekian banyak permainan tradisional yang ada di Indonesia.

Permainan yang menggunakan tali dan kertas kardus ini biasanya dimainkan oleh anak-anak baik laki-laki maupun perempuan.

Beberapa tahun lalu permainan ini memudar karena adanya permainan elektronik / game station. Beberapa waktu terakhir gangsing hanya dimainkan saat moment 17 Agustusan.

Akan tetapi 2017 ini gangsing mulai di populerkan. Anak-anak kembali ramai melakoni pemainan yang perlu keterampilan tangan tersebut.

Aditya misalnya, ia mengisi waktu pagi dan sore bulan puasa dengan bermain gangsing bersama anak-anak lainnya.

“Kami setiap hari main gangsing disini, kalau sore bahkan menjelang momen  berbuka selalu kami mainkan,” ucap Aditya yang masih duduk dibangku kelas ll sekolah dasar, Sabtu (10/7/2017).

Hal senada juga dialami oleh Akbar, dirinya pun mengaku sangat senang bisa mengisi kegiatan di bulan puasa inj dengan bermain gangsing. Selain melatih ketrampilan permainan ini juga dinilai bisa mengobati kejenuhan setelah selesai menjalani masa ujian semesteran.

“Sangat senang bisa bermain gangsing harganya pun sangat murah hanya dengan Rp 1.000 bisa memiliki gangsing yang dapat dimainkan disetiap saat,” bebernya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post