Permasalahan Aset Jadi Catatan Khusus BPK

image

Bupati Gunungkidul Badingah Saat Ditemui Gunungkidulpost.com. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari –  Proses audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di lingkup Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah memasuki tahap akhir.
Diharapkan hasil audit dapat maksimal dan pemkab dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah Gunungkidul Putro Sapto Wahyono mengatakan, proses audit di lingkup pemkab yang dilakukan BPK sudah dimulai sejak April lalu. Untuk saat sekarang, lanjut dia sudah memasuki pemeriksaan sudah memasuki tahap akhir.

“Proses ini belum penutupan karena audit masih memasuki tahapan paparan exit,” katanya kepada Gunungkidulpost.com Rabu (24/5/2017) kemarin.

Dia menjelaskan, dalam paparan exit ini terdapat beberapa data yang perlu disinkronisasi antara catatan dari BPK dengan data yang dimiliki oleh pekmab. Putro mengungkapkan, dalam proses ada beberapa masalah yang harus diselaraskan. Namun demikian, ia tidak dapat menyebutkan satu per satu permasalahan yang ditemukan.

“Saya sedang di luar kantor, jadi saya tidak hafal datanya. Namun yang jelas, sinkronisasi ini mayoritas didominasi oleh permasalahan aset,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah sudah menetapkan target untuk dapat mempertahankan opini WTP yang diperoleh di tahun lalu. Untuk itu, sejak awal pemeriksaan sudah meminta kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah agar berpartisipasi aktif membantu segala sesuatu yang dibutuhkan BPK dalam audit tersebut.

“Semua harus berperan aktif dan tidak hanya dibebankan ke salah satu pihak saja,” ucap Badingah. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post