Perubahan Dapil Perlu Dikaji Ulang

164 views

(Foto: Ilustrasi net)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk melakukan kajian dengan teliti terkait dengan wacana perubahan daerah pemilihan untuk Pemilu 2019.
Pasalnya, kebijakan ini akan berdampak terhadap suasana perpolitikan di masyarakat mulai dari potensi kerawanan hingga antusiasme.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Gunungkidul Antok meminta KPU melakukan kajian dengan teliti terkait dengan wacana perubahan daerah pemilihan untuk Pemilu 2019.

“Secara prinsip panwaslu siap mengawal kebijakan yang dibuat KPU. Untuk perubahan dapil, kami juga telah memberikan saran-saran terkait dengan wacana yang digulirkan,” katanya kepada Wartawan, Kamis (4/1/2018) kemarin.

Menurut dia, yang perlu diperhatikan dalam penyusunan daerah pemilihan baru adalah dampak politik di masyarkat. Jangan sampai, keputusan yang ditetapkan memberikan dampak yang kurang baik, misalnya partisipasi pemilih menurun atau tingkat kerawanan yang semakin meningkat.

“Ini yang harus dihindari. Jadi sebelum pengusulan ke Pusat, KPU Gunungkidul harus membuat kajian yang benar-benar matang,” ungkap mantan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Panggang ini.

Jika mengacu pada usulan dari Panwaslu, dalam Pemilu 2019 terdapat lima dapil. Jumlah ini sama seperti dengan Pemilu 2014, tetapi berbeda untuk komposisi kecamatan dan jumlah kursi di setiap dapilnya. 

Untuk dapil I terbagi Kecamatan Playen dan Wonosari. Dapil II meliputi Kecamatan Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen. 

Dapil III terdiri dari Kecamatan Semin, Karangmojo, Ponjong. 

Sedang untuk dapil IV meliputi Kecamatan Semanu, Rongkop, Girisubo, Tepus dan dapil V terdiri dari Kecamatan Tanjungsari, Saptosari, Paliyan, Panggang, Purwosari. (Heri)

Related Post