Perumahan Gepeng Mangkrak, Kementrian Sosial Kaget!!

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Program Desaku menanti yang merupakan program dari Kementerian Sosial (Kemesos) tak berjalan dengan baik. Hingga saat ini kondisi Perumahan Gelandangan, Pengemis dan Orang Terlantar (PGOT) mangkrak dan belum diketagui oleh pihak Kemensos.

Namun berdasarkan pantauan PGOT yang diresmikan 2015 lalu oleh Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa itu kini mangkrak. Bangunan pun masih tampak bagus, namun terlihat lantai dan tembok sudah retak.

“Kondisinya sampai saat ini kosong dan  belum pernah diisi. Itu pun wewenang Dinas Sosial DIY sehingga tidak tau apa-apa,” kata Kepala Desa Nglanggeran, Senen, kepada Gunungkidulpost.com, Minggu (27/8/2017).

Sementara itu, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kemensos, Marjuki saat saat mendampingi Mensos di Gunungkidul Kamis (24/8/2017) mengakui pihaknya tidak mengetahui jika program Desaku Menanti di DIY tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya belum tahu, nanti akan saya cek kenapa kok belum dipakai, apa ada persoalan sumber daya manusianya yang kurang atau anggarannya,” ucapnya.

Menurutnya program yang diperuntukkan untuk gelandangan, pengemis dan orang terlantar itu adalah program kolaborasi dengan pemerintah daerah. Kemesos yang membangun fisik bangunan, namun untuk penyediaan lahan dan selanjutnya pemeliharaan dilakukan pemerintah daerah.

“Kelanjutan bagaimana program itu tentu dengan Dinas Sosial dan pemerintah daerah setempat.” tandasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post