Perusahaan Nakal, Siap-siap Masuk Bui

image

Ilustrasi. Net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Beredarnya kabar bahwa sejumlah perusahaan di wilayah Kabupaten Gunungkidul masih memberikan gaji dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan segera melakukan audit.

“Kami akan mendata dan mengaudit sejumlah pengusaha yang masih memberikan upah rendah kepada pekerja,” kata Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul Madyarina Mulyaningsih, Minggu (9/7/2017).

Pihaknya mengakui belum memiliki data pasti perihal jumlah tenaga kerja dan upah tenaga kerja secara pasti setiap perusahaan di Gunungkidul.

Menurut dia, masih banyak pengusaha yang membayar karyawannya di bawah UMK.

“Kami akan mendata jumlah restoran dan toko oleh-oleh untuk mengetahui secara pasti jumlah pekerjanya, karena selama ini belum ada yang melapor,” bebernya.

Untuk itu audit dinilainya penting guna  mengetahui kemampuan setiap pengusaha dalam memberikan upah sesuai UMK. Selain itu, akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu agar semua pengusaha memiliki aturan yang jelas.

“Sesuai Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, setiap perusahaan yang tidak memberikan hak karyawannya dapat dikenakan sanksi dan dijerat hukuman hingga 12 tahun penjara,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post