Petani Garam Berupaya Tingkatkan Produksi

131 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Untuk mewujudkan swasembada garam, Sejumlah petani garam di Pantai Sepanjang, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, berupaya meningkatkan produksi garam.

Ketua kelompok petani garam Tirta Bahari, Winarto, mengaku 2012 lalu dirinya bertemu dengan seorang ahli garam asal Tegal, kemudian berlatih membuat garam.

Dengan kolam yang terbuat dari terpal dirinya mampu membuat beberapa kilogram garam jenis grosok atau garam yang biasa untuk mencampur minuman ternak.

“Pada 2013 itu harga perkilogramnya hanya Rp1.500. Saat itu, kolamnya masih terbuat dari terpal, jadi kotoran dari plastiknya copot dan tercampur garam,” katanya kepada wartawan, Kamis (5/4/2018).

Winarto mengatakan selama 2013 hingga 2017 memang produksinya tidak banyak. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X datang, dan menjanjikan bantuan akhir tahun lalu dengan menggelontorkan dana sebesar Rp300 juta dalam bentuk peralatan dan rumah produksi.

Saat ini setiap kotak ukuran 240×120 cm bisa menghasilkan 10 kilogram garam. Satu kilogram dijual Rp10 ribu.

“Dua kali diuji laboratorium, garam hasil produksi dari Pantai Sepanjang iodiumnya alami dan melebihi batas minimal,” imbuhnya.

Dia menambahkan, ke depan bersama 30 orang anggota kelompoknya berupaya untuk meningkatkan produksi garam. Dikarenakan saat ini baru bisa mencukupi kebutuhan lokal.

“Kami terus upayakan menambah kotak produksinya, sehingga semakin banyak hasil produksi garam yang kami hasilkan,” pungkasnya. (Susanti)

Related Post