Petani Keluhkan Serangan Kera Ekor Panjang Marak Terjadi

Gunungkidulpost.com – Tepus – Sejumlah petani keluhkan serangan kera ekor panjang dilahan pertanian yang berada di Desa Tepus, Kecamatan Tepus.

Akibatnya tahun ini petani dipredikas mengalami gagal panen.

Salah satu petani di Desa Tepus, Wagino mengatakan, serangan kera ekor panjang di lahan pertanian miliknya sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir. Dan saat ini lahan pertanian yang ia miliki diserang lagi.

“Sampai pusing saya rasakan akibat diserbu kera ekor Panjang,” katanya kepada wartawan, Senin (14/5/2018).

Berbagai upaya untuk menangkal serangan itu sudah dilakukan, meliputi pemasangan jaring serta penjagaan rutin oleh para petani di lahan pertaniannya masing-masing.

“Berbagai upaya sudah kami lakukan tetapi sulit untuk mengusir kera ini,” ujar Wagino.

Hal senada diungkapkan Wasiyah. Dari pengalamannya, setiap musim panen datang baik itu panen ketela, kacang, jagung dan lain sebagainya bisa dipastikan petani akan dipusingkan dengan serangan kera.

“Sasaran mereka lahan pertanian dekat bukit,” ucapnya.

Wasiyah berharap, pemerintah mampu memberikan solusi dari masalah ini. Sebab, petani di wilayahnya kini hanya bisa pasrah.

“Kalau sudah musim panen, kami hanya berdoa semoga serangan kera tidak parah,” katanya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan
Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengakui adanya permasalahan tersebut. Namun pihaknya tak bisa berbuat banyak.

“Jika hama tikus, wereng, belalang dan sejenisnya itu memang ranah kami, tapi kalau untuk kera tidak,” bebernya. (Bayu Prihartanto)

Related Post