Plang Nama Bank Dinilai Rusak Citra Goa Pindul

251 views

Gunungkidulpost.com – Karangmojo – Pengelolaan Goa Pindul di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo sampai saat ini masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR).

Setelah konflik operator dengan BUMDes mereda, kini muncul permasalah baru. Pihak pengelola mengaku keberatan dengan adanya plang nama sebuah bank yang terpasang di Goa Pindul.

Pihak pengelola melepas plang nama sebuah bank yang terpasang di Goa Pindul, pada Jumat (27/4), yang baru dipasang sehari sebelumnya. Pelepasan tersebut dilakukan karena dirasakan plang tersebut merusak estetika.

Plang yang dipasang oleh pihak BUMDes Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, tersebut terpasang di batuan Geosite Gunung Sewu bersandingan dengan tulisan Goa Pindul.

Ketua Pokdarwis Dewa Bejo, Subagyo mengatakan, plang yang terpasang tersebut telah merusak pemandangan Goa Pindul yang masih alami.

“Menurut saya juga tidak etis jika dipasang itu. Seolah Goa Pindul milik bank itu, padahal ini milik masyarakat dan wisata,” katanya kepada wartawan, Sabtu (28/4/2018).

Pihaknya menyayangkan pihak BUMDes yang tidak lebih dulu berkordinasi untuk pemasangan. Meski ia juga menyadari pihaknya sudah tidak bisa berbuat banyak dikarenakan pengelolaannya dikelola penuh BUMDes.

“Coba Tanya saja ahli geologi, setuju tidak mereka jika geosite dibor untuk pasang logo bank itu,” tandasnya.

Bagyo berharap agar semua elemen dari pengelola wisata, pemegang kuasa, dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam, sehingga dapat dinikmati generasi selanjutnya.

“Harapan kami semua harus bisa menjaga kelestarian alam sehingga kedepannya dapat lebih awet dan alami,” ujarnya.

Hal serupa juga dikeluhkan oleh salah satu pengelola Goa Pindul, Harjono mengaku kurang setuju jika plang tersebut dipasang di batuan geosite. Dirinya hanya menyarankan jika dipasang kembali, tidak pada tempat yang dapat merusak keindahan dari Goa Pindul.

“Memang setelah pemasangan itu langsung ada obrolan dari para pengelola. Ya pada tidak setuju kalau ditempat itu, kalau dilokasi lain ya monggo,” ungkap Harjono. (Susanti)

Related Post