PMI Gunungkidul Kritis Anggaran

image

Pembukaan Bulan Dana PMI 2017. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Gunungkidul mengalami kekurangan dana untuk melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk mengemban misi kemanusiaan.

Oleh sebab itu, diharapkan masyarakat untuk melakukan respon terhadap kondisi ini.

“Respon yang kami harapkan adalah memberikan dana. Meski hanya sedikit, tetapi nanti setelah terkumpul juga banyak, dan kami bisa melaksanakan berbagai kegiatan,” kata Ketua PMI Cabang Gunungkidul, Iswandoyo pada pembukaan bulan dana PMI, Jumat (12/5/2017).

Dengan adanya partisipasi masyarakat diharapkan target yang dicanangkan dapat terpenuhi.
Pihaknya mentargetkan pada tahun 2017 ini dana PMI dapat terkumpul sebesar Rp 300 juta.

“Semoga target itu bisa tercapai, bahkan mungkin lebih,” tandasnya.

Dia menjelaskan, penggalangan dana ini bukan satu-satunya sumber pendanaan dari PMI. Sebab jika hanya mengandalkan itu, maka tidak akan mencukupi karena operasional yang dibutuhkan selama satu tahun di kisaran Rp 600 jutaan.

Minimnya dana yang dimiliki oleh PMI terlihat jelas dalam operasional relawan. Setiap harinya mereka hanya dijatah Rp 75.000 untuk operasional enam petugas jaga. Menurut Iswandoyo, jumlah ini masih sangat minim sehingga mengharapkan bantuan dari masyarakat.

Sementara itu, Sekda Gunungkidul Drajad Ruswandono memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penggalanan bulan dana PMI. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran pemkab dalam upaya mencapai target.

“Harus kita bantu karena kegiatan PMI mutlak untuk misi kemanusiaan,” ucapnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post