PMMD Mendorong Pemuda Desa Maju Dan Kreatif

828 views
image

PMMD Gelar Dialog Pemuda. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Rongkop – Program Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) sudah mulai berjalan di 1.500 desa yang tersebar di Indonesia.

Sebelum bertugas, para kader  mendapatkan pembekalan dan pelatihan terlebih dahulu.
Salah satu program unggulan Kemenpora ini adalah wadah bagi para pemuda yang memiliki semangat besar untuk membangun Indonesia dari desa.

Oleh karena itu, beberapa materi yang diberikan cukup berbobot dan berorientasi dalam pengembangan kemandirian serta kewirausahaan.

Hal itu seperti yang dilakukan di Kecamatan Rongkop, Gunungkidul. PMMD menyasar dua Desa yakni Desa Petir dan Desa Semugih.

Dalam kegiatan itu pihaknya menggelar dialog pemuda dengan mengusung tema “Melalui managemen organisasi, kita tingkatkan kemampuan pemuda dalam menjalankan roda organisasi yang kreatif dan inovatif” yang diselenggarakan di Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Minggu (26/11/2017) siang.

“Sebelum terjun ke desa kami mengikuti Bimtek yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda Dan Olahraga. Dan ini salah satu wujud kegiatan PMMD di kecamatan Rongkop,” kata Ketua Penyelenggara PMMD, Andri Setya Saputra saat ditemui Gunungkidulpost.com, Minggu (26/11/2017)

Dengan mekanisme ini, pihaknya mentargetkan lima kegiatan yang menyasar dilingkup karangtaruna desa.

Menurut Andri, kelima kegiatan yang telah diprogramkan oleh kader PMMD meliputi workshop kepimpinan, peningkatan kasitas, pelestarian budaya, event olahraga, dan pengolahan pakan ternak.

“Ada lima program yang akan kita targetkan hingga bulan Desember mendatang. Sebagai contoh pelestarian budaya, kami kembangkan seni karawitan yang bertujuan untuk mengajak generasi muda kedepan tetap terus melestarikan potensi karawitan,” ujarnya.

Tak dipungkiri perkembangan globalisasi berdampak pada minat karangtaruna semakin lesu untuk mengikuti kegiatan dalam berorganisasi.

Dengan dana sebesar Rp 19 juta yang digelontorkan oleh Kemnpora, pihaknya berusaha keras supaya kaum pemuda ikut terlibat langsung dalam kegiatan karangtaruna melalui hobi.

“Kami mengajak pemuda di usia 16 hingga 35 tahun untuk terlibat dalam kegiatan karangtaruna. Melalui kegiatan olahraga, kesenian, kewirausahaan, dll kami yakin akan lebih menarik untuk merekrut para pemuda terjun di organisasi kepemudaan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua KONI Gunungkidul Jarot Budi Santoso mengapresiasi kegiatan PMMD di Kecamatan Rongkop. 
Melalui program PMMD tersebut mampu memberikan banyak manfaat bagi pemuda desa.

“Ini mementum yang baik mampu memberikan link pembinaan dari beberapa lini untuk kemajuan pemuda desa. Dan program PMMD menyasar dalam rangka membangkitkan semangat karangtaruna,” ungkap Jarot usai memberikan materi dialog pemuda.

Jarot menambahkan, dari kegiatan olahraga kedepannya dapat menjadi media anak untuk berkumpul guna menyambungkan potensi mereka. Sehingga diharapkan kegiatan PMMD menjadi lebih efektif, berguna untuk kemajuan organisasi.

“Kami harap program ini mampu mendongkrak semangat pemuda dalam berorganisasi yang positif. Dan selain itu juga memiliki manfaat dan daya guna bagi kemajuan pemuda desa,” pungkasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post