PNS Dan THL Terima THR, Honorer Gigit Jari

66 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul anggarkan Rp 40,7 Miliar untuk keperluan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas (THL) atau non PNS.

THR diberikan kepada 8.612 PNS dan 4.453 non PNS di Gunungkidul. Adapun sumber dana THR untuk non PNS menggunakan dana tak terduga.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, dalam pemberiannya THR itu sudah meminta masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) menggeser sementara upah yang sudah masuk di masing-masing dinas.

“Jadi semua tercover dengan baik. Karena ini kebijakan pusat kami ikuti,” ucapnya kepada wartawan,” Rabu (6/6/2018).

Menurut dia, Pemberian THR ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No.19 Tahun 2018 dan Peraturan Menteri Keuangan nomor 54/PMK.05/2018, mengenai pembayaran THR diberikan kepada PNS Daerah, Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, dan anggota DPRD, pada bulan Juni 2018 sebesar penghasilan pada bulan Mei 2018.

“Selain THR adapula gaji ke-13 yang akan diberikan tapi khusus PNS,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu tenaga honorer di sekolah dasar, di Kecamatan Wonosari, Bayu Prihartanto berharap, para honorer juga kecipratan THR. Paling tidak uang THR ini bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga selama lebaran.

“Karena sifatnya benar benar sangat membantu kami. Karena insentif kami belum layak,” tandasnya.

Hal yang sama juga di ungkapkan Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto berharap pemberian THR tidak hanya pada THL yang telah mendapat SK bupati saja. Sebab kinerja THL lain juga sama.

“Jangan ada tebang pilih, kinerja kami sama. Selain itu mengingat kebutuhan juga sama,” jelasnya.

Aris menambahkan tuntutan pihaknya saat ini juga masih sama, yakni memastikan seluruh tenaga honorer mendapat kepastian status. Adapun untuk saat ini proses mendapatkan realisasi tuntutan tersebut masih dalam tahap verifikasi data.

“Masih pada mengumpukan ijazah untuk lakukan verifikasi,” pungkasnya. (G1)

Related Post