Polisi Gelar Rekonstruksi Pembobolan ATM

image

Pelaku Saat Menjalani Rekontruksi Pembobolan ATM (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Playen – Lima pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berhasil di bekuk oleh tim Buser gabungan Polda DIY dengan Polres Gunungkidul setelah polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian selama kurang lebih tiga minggu.

Kini kelima kawanan spesialis pembobol ATM tersebut telah diamankan di Polres Gunungkidul.

Hal ini terungkap saat kelima pelaku itu di keler menjalani rekontruksi pembobolan ATM di salah satu minimarket berjejaring yang ada di Siyono, Playen, Kamis (14/09/2017).

“Rekontruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan, kelima pelaku saat ini masih di tahan di rumah tahanan sementara Polres Gunungkidul,” jelas Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Rudi Prabowo.

Selama menjalani rekontruksi, kelima pelaku menjalani 13 reka adegan yang di perankan sesuai dengan apa yang mereka lakukan pada saat melancarkan aksinya beberapa waktu lalu. 

“Mereka memperagakan semua dengan detail, pelaku kita gelandang dari tempat dimana mereka parkir kendaraan hingga menuju ke sejumlah mesin ATM yang ada di dalam minimarket,” terang AKP Rudi.

Setidaknya dua mesin ATM milik dua Bank yakni Bank Nasional Indonesia (BNI) dan Bank Central Asia (BCA) yang yang ada di dalam minimarket terbukti telah mereka bobol. Dari dua mesin ATM pelaku berhasil menggondol uang sebesar Rp215 juta.

“Lima pelaku diantaranya Sum 53, RF 37, AM 44, Mus 30, dan Rus 48,” urainya.

Dari adegan yang mereka peragakan, polisi menyimpulkan bahwa mereka adalah spesialis pembobol ATM.

“Dari cara mereka bergerak dari mulai cara memasuki minimarket hingga mencongkel brangkas mesin ATM mereka terlihat sangat profesional,” pungkasnya.

Setelah kurang lebih 2,5 jam rekontruksi di gelar, semua pelaku pembobolan mesin ATM segera di bawa kembali ke Polres Gunungkidul. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post