Polisi Grebek 2 Toko Kelontong

image

Polisi Sita Gula di Dua Toko Kelontonga. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Kepolisian Resort Gunungkidul berhasil menggerebek dua toko kelontong di wilayah Kecamatan Wonosari.

Dari hasil penggrebekan, ditemukan puluhan kilogram gula rafinasi ilegal yang hendak didistribusikan di sejumlah wilayah di Gunungkidul.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat, Kepolisian Resort Gunungkidul, Iptu Ngadino, mengatakan, Satuan Tugas Pangan Polres Gunungkidul berhasil mengungkap puluhan kilogram gula rafinasi ilegal yang siap didistribusikan.

“Petugas berhasil mengamankan dua karung gula rafinasi merk bola merah sebanyak 50 kilogram dari tangan seorang pedagang di Desa Kepek, Wonosari,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Kamis (1/6/2017).

Dia menuturkan, selain itu Polisi juga mengamankan tujuh karung gula rafinasi merk DSI seberat 50 kilogram yang disita dari pedagang di Desa Baleharjo, Wonosari.

“Mereka mengaku menjualnya kepada masyarakat gula pasir konsumsi, namun setelah diteliti lagi ternyata adalah gula rafinasi,” tuturnya.

Petugas pun menanyakan perizinan kepada pemilik gudang. Namun tidak dapat menunjukan dokumen yang menerangkan gula kristal rafinasi itu ditujukan kepentingan pribadi dan hanya menunjukkan surat keterangan SIUP,TDP dan ijin gangguan.

“Mereka baru melakukannya pertama kali ini,” tegasnya.

Ngadino mengatakan, aturan terkait gula rafinasi ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 74 tahun 2015 tentang perdagangan antar pulau, dan Nomor 117 tahun 2015 tentang ketentuan impor gula.

Dalam peraturan tersebut. gula rafinasi tidak boleh diperjual-belikan untuk konsumsi langsung oleh masyarakat. Gula rafinasi hanya boleh digunakan untuk industri. 

“Kami mengawasi peredarannya, karena gula rafinasi ini memang hanya ditujukan untuk kepentingan industri,” terangnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post