Polisi Panggil Saksi dan Ahli Untuk Mengungkap Kasus Tambang Batu

image

Petugas Polisi Saat Mendatangi Dilokasi Kegiatan Tambang. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Jajaran Kepolisian Resor Gunungkidul terus melakukan penyelidikan terkait aktivitas tambang di Padukuhan Jentir, Desa Sambirejo, Ngawen.

Selain memeriksa saksi, Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gunungkidul juga akan meminta keterangan ahli mengenai surat izin sebagai dasar untuk aktivitas penambangan.

Kepala Satreskrim Polres Gunungkidul AKP Rudy Prabowo mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap saksi ahli Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dari Permintah DIY. Kesaksian ini rencananya akan dijadikan sebagai dasar untuk penetapan langkah hukum lanjutan terkait dengan masalah tersebut.

“Saksi ahli kami panggil berakitan dengan izin yang dijadikan acuan dalam penambangan. Itu yang akan kami selidiki,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Senin (13/3/2017).

Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Nugrah Trihadi membenarkan adanya pemanggilan saksi dan ahli terkait aktivitas penambangan di Sambirejo Ngawen. Menurutnya, masalah tersebut telah ditangani oleh Jajaran Sar Reskim Polres Gunungkidul.

“Masalah itu sadah ditangani oleh Sar Reskrim, semua penyelidikan dia yang memiliki wewenang,” ucapnya.

Terpisah, Camat Ngawen Supadma menambahkan, dari hasil jaring aspirasi kepada warga di Padukuhan Jentir bahwa warga meminta untuk dilakukannya penutupan aktivitas tambang. Sehingga tidak ada tragedi mau yang akan menimpa warga lagi.

“Kami menyampaikan aspirasi warga bahwa kegiatan tambang harus ditutup, dan harapan kedepan Pemkab benar-benar tegas dalam melakukan penutupan,” tandasnya. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post