Polisi Segera Panggil Pemilik Tambang Maut

Kapolres Gunungkidul, AKBP Nugrah Trihadi Akan Periksa Pemilik Tambang Maut. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Jajaran Kepolisian Resort Gunungkidul menemukan adanya indikasi penyalahgunaan izin penambangan di lahan pertambangan yang runtuh dan menelan korban nyawa di Dusun Jenthir, Desa Sambirejo, Kecamatan Ngawen.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Nugrah Trihadi, mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi, namun belum memeriksa saksi dari pemilik CV Utami, pelaku usaha tambang, karena mertua pemilik merupakan korban longsor.

“Akan kami periksa saksi dari pemilik, namun masih mempertimbangkan mertuanya yang menjadi korban,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Selasa (14/3) kemarin.

Nugrah mengaku, saat ini pihaknya juga telah menyelidiki izin tambang, Surat dengan nomor 545/ 680/ KP2TSP/ 2017 tertanggal 13 Februari 2017 yang memberikan izin untuk pertambangan operasi produksi untuk penjualan batu namun digunakan untuk eksplorasi tambang. “Kita akan segera panggil pemilik usaha tambang itu,” ujar Nugrah.

Untuk mencegah penambangan liar di daerah lain di Gunungkidul pihaknya akan bekerjasama dengan pemkab untuk mendata ulang pemilik pertambangan, termasuk kepemilikian perizininan tambang. “Kalau tidak berizin, ya kami akan tertibkan,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post