Polisi Tampik Adanya Kabar Kasus Pembuang Bayi Yang Dinyatakan Bebas


Gunungkidulpost.com – Wonosari – Beredarnya kabar mengenai pelaku pembuang bayi yang dinyatakan bebas tersebut di tampik oleh jajaran Kepolisian Resor Gununungkidul. Polisi masih memproses kasus yang menimpa pelaku pembuang bayi berinisial A dan S yang masih berstatus sebagai pelajar.

Kapolres Gunungkidul AKBP Nugrah Trihadi melalui Kabag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino mengatakan, kasus pembuang bayi tersebut masih terus berlangsung. Pihanya pun menampik adanya kabar mengenai bebasnya pelaku pembuang bayu yang masih berstatus sebagai pelajar. “Pelaku dinyatakan bebas itu hanyalah kabar burung. Oleh karena itu, kasus ini masih terus berlanjut,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Selasa (31/1/2017).


Menurutnya, petugas masih mendalami kasus tersebut. Karena kedua pelaku masih dibawah umur dan berstatus sebagai pelajar, dalam proses penyelidikan haruslah ada pendampingan. “Pelaku harus didampingi saat proses penyelidikan oleh petugas, karena kedua pelaku masih dibawah umum. Dan kami juga menggunakan aturan penyidiakan secara khusus,” bebernya. 


Pihanya pun menegaskan, bahwa kasus tersebut masih terus berlangung dan ditangani oleh jajaran kepolisian. “Nantinya akan menggunakan undang-undang perlindungan anak untuk mengungkap kasus ini,” ucap Ngadino.
Untuk diketahui kasus penemuan bayi ini bermula saat warga akan memeriksakan diri di pelayanan Bidang Endang Pemungkasih pada Selasa (10/1) silam. Belum sampai periksa warga mendengar tangisan bayi dirumah sang bidan. Setelah dicek ternyata didepan pintu ada bayi mungil yang sedang menangis.
Setelah itu pun penemu bayi mungil tersebut bersama dengan warga melaporkan ke polisi tentang penemuan bayi. (Bayu)

Related Post