Polres Harapkan Operasi Patuh Progo Tekan Kecelakaan

image

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Oprasi Patuh Progo 2017 memasuki hari kedua. Oprasi yang selalu dilakukan menjelang bulan Ramadhan ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan dan ketertiban masyarakat dalam berkendara di jalanan umum.

Kapolres Gunungkidul, AKP. Muhamad Arif Sugiharto mengatakan, sesuai amanat UU No.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan kita diharapkan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas.  

“Kita juga diharapkan agar meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fasilitas korban kecelakaan lalu lintas,” katanya kepada Gunungkidulpost.com, Rabu (10/5/2017).

Membangun budaya tertib berlalu lintas dan juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik juga menjadi point penting yang harus dilakukan pihak kepolisian.

Menurut AKP Arif, beberapa point penting tersebut sangat komplek dan tidak bisa ditangani oleh polisi lalulintas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.

Dari hasil data yang diperoleh dari Satlantas, untuk wilayah DIY saja jumlah kecelakaan lalu lintas oprasi patuh progo 2016 sebanyak 2.542 kejadian, dan itu mengalami peningkatan 132 kejadian atau 5% dibanding periode yang sama di tahun 2015 sebanyak 2.410 kejadian. Sedangkan untuk jumlah korban meninggal dunia sebanyak 412 orang, mengalami penurunan sebanyak 76 orang atau 18% di banding periode yang sama di tahun 2015 sebanyak 488 orang. Untuk luka berat tercatat ada 724 orang, meningkat 56 orang atau 18% di banding periode tahun 2015 sebanyak 688 orang. Jumlah pelanggaran 2016 ada 750.107 pelanggar,meningkat 18% dari tahun 2015 dengan jumlah tilang sebanyak 62.161 lebar dan teguran sejumlah 13.034.

“Secara umum hasil evaluasi tersebut bahwa dominasi pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran surat- surat kendaraan,pengguna safety belt dan pelanggaran terhadap marka atau rambu- rambu jalan,” jelasnya.

Diharapkan di tahun 2017 ini jumlah pelanggaran ataupun insiden kecelakaan dapat menurun,sehingga tujuan utama Satlantas dapat tercapai. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post