Ponjong Dilanda Kekeringan, Pertanda Apa?

image

Foto: Istimewa

Gunungkidulpost.com – Ponjong – Kekeringan di Kabupaten Gunungkidul semakin meluas, kecamatan Ponjong yang semula tidak termasuk dalam kawasan kekeringan kini mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

Camat Ponjong, Sukis Hariyanto mengatakan, di Kecamatan Ponjong setidaknya terdapat 4 desa yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Keempat desa tersebut adalah desa Tambakromo, Sumbergiri, Kenteng dan juga Sawahan,” katanya saat ditemui Gunungkidulpost.com, Jumat (8/9/2017).

Sukis Hariyanto mengungkapkan, kesulitan mendapatkan air bersih ini dirasakan oleh warga Ponjong sejak 4 bulan terakhir.

“Warga yang memiliki uang lebih biasanya membeli dari pihak swasta sebesar Rp 120.000 – Rp 150.000 untuk satu tangki kapasitas 5000 liter air bersih,” ungkapnya.

Sukis menerangkan, mengantisipasi hal tersebut pemeritah kecamatan menganggarkan dana sebesar 96 juta lebih untuk melakukan droping air bersih.

“Dengan anggaran sebesar itu bisa untuk membeli 600 tangki air bersih,” paparnya.

Dia mengungkapkan, sejauh ini pemerintah kecamatan baru mendistribusikan sebanyak 200 tangki air bersih kepada warga Ponjong. Pemerintah kecamatan Ponjong pun menghimbau kepada warga agar senantiasa menghemat persediaan air bersih.

“Himbauan kami warga agar senantiasa menghemat air,” ungkapnya.

Sementara itu, hal berbeda diungkapkan oleh kepala dusun Bentang, Desa Kenteng, Kecamatan Ponjong Widiyono yang mengaku bahwa droping air yang dilakukan tidak cukup.

“Bisa dilihat sendiri bahwa setiap kali droping air datang tidak sampai 10 menit langsung habis,” terangnya.

Widi berharap agar pemerintah bisa menambah jumlah distribusi air untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

“Kalau bisa 3 – 4 tangki air sekali droping,” pintanya. (Maya)

Posted from WordPress for Android

Related Post