PPDB Wajib Gunakan Sistem Zonasi??

image

Sekertaris Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid. (Foto: Istimewa)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Saat ini, penerimaan sekolah pada tahun ajaran baru tahun 2017 baik Sekolah Dasar (SD) sampai ke SMU/SMK sudah menggunakan sistem Zonasi. Itu artinya, lulusan sekolah yang akan melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi diharapkan untuk bisa melanjutkan di daerahnya masing-masing.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Sekdin Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid menyampaikan bahwa sekolah yang bertempat disuatu wilayah harus mengutamakan warga sekitar.

“Untuk SD tingkatanya desa, SMP  tingkatnya Kecamatan dan Sekolah setingkat SMU/K tingkatnya Kabupaten,” jelas Bahron, Rabu, (5/7/2017).

Oleh sebab itu setiap siswa ada penambahan poin jika akan sekolah di sekolahan yang berada di daerahnya.

Lebih lanjud Bahron menjelaskan, untuk  tingkat SD setiap siswa ada penambahan tiga poin, SMP lima belas poin dan setingkat SMU/K ada penambahan sekitar tiga puluh poin.

Adapun tujuan dibuatnya sistim zona semacam ini adalah supaya penyebaran peserta siswa didik di setiap daerah akan semakin merata.

“Selain itu juga untuk mengurangi mobilitas masyarakat, karena biasanya sekolah unggulan akan menjadi serbuan dari berbagai daerah, yang akhirnya di waktu jam berangkat dan pulang akan menimbulkan kemacetan,” tambah Bahron.

Peraturan ini merupakan panduan dari Kemendikbud yang sudah diinformasikan ke sekolah-sekolah baik SD maupun SMP di seluruh Gunungkidul.

“Apabila ada peserta didik yang mau sekolah diluar daerahnya diperbolehkan dengan konsekuensinya tidak akan mendapatkan nilai poin,” pungkas Bahron. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post