Praktek Pertambangan Liar Harus Diberantas

169 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pasca maraknya praktek petambangan liar yang masih menjamur di wilayah Gunungkidul menjadi perhatian khusus bagi jajaran kepolisian.

Polisi memberikan himbauan kepada masyarakat untuk melaporkan kegiatan ilegal pertambangan.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengakui aktifitas pertambangan liar masih ada di Gunungkidul. Atas hal itu dia berharap peran masyarakat untuk mau melaporkan ke pihaknya bisa dilakukan.

“Kami harap masyarakat harus berani menyampaikan ke kami agar segera ditindak,” kata Ahmad, Jumat (20/7/2018).

Dia menegaskan kepolisian tidak akan memberi perlindungan atau menutup-nutupi adanya aktifitas pertambangan ilegal. Justru kalau memang ada dari laporan masyarakat, pihaknya akan segera menindak.

“Aktivitas pertambangan ilegal di Gunungkidul segera diberantas,” paparnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya menuturkan sampai tahun ini pihaknya telah memproses salah pelaku usaha pertambangan ilegal dan telah sampai tahap P21.

“Kami menjerat pelaku dengan Undang- Undang Nomor 4 tahun 2009, Pasal 158 tentang Mineral dan Batubara dengan ancaman 10 tahun penjara,” tuturnya.

Sementara itu tindakan tegas kepolisian hingga menutup pertambangan ilegal pernah dilakukan di pertambangan liar di Desa Bunder, Kecamatan Patuk, 2016 silam.

Satu tahun sebelumnya pertambangan ilegal di Dusun Karang Padang, Desa Serut, Gedangsari juga mendapat tindakan serupa. (Bayu)

Related Post