Provinsi Tolak BUMD Gunungkidul

203 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Sebanyak empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Gunungkidul tentang pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak dimasukan dalam program legislasi daerah (Prolegda) 2018.
Empat raperda ini diantaranya Pembentukan Perusahaan Daerah (PD) Handayani Pesona Bukit Seribu, Pembentukan PD Handayani Argo Utama, Pembentukan PD Handayani Sarana Utama serta Penyertaan Modal untuk ketiga BUMD. Keputusan untuk tidak melanjutkan proses pembahasan ini melalui proses yang panjang.

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gunungkidul Sarmidi mengatakan, draf empat raperda inisiatif sudah ada. Namun pembahasan tidak bisa dilanjutkan karena tidak di rekomendasi dari provinsi.

“Kami sudah terima surat rekomendasinya sehingga keempatnya tidak dimasukan dalam prolegda,” kata Sarmidi kepada wartawan, Rabu (10/1/2018) kemarin.

Menurut dia, ada dua alasan yang membuat wacana pembentukan BUMD oleh dewan gagal. Pertama, kata Sarmidi, Pemerintah DIY menilai pembentukan tersebut akan membebani keuangan daerah sehingga akan memberikan pengaruh saat wacana tersebut benar-benar dijalankan.

Sedang untuk alasan kedua tidak lepas dari ketersediaan sumber daya manusia yang belum mencukupi.

“Saat ini keempat raperda tidak bisa dibahas menjadi perda, meski wacana pembentukan sudah mencuat sejak 2014 lalu,” paparnya. (Bayu)

Related Post