Proyek Pembangunan RSUD Saptosari Terus Dikebut

35 views

Gunungkidulpost.com – Saptosari –
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul hingga kini tengah mengebut pembangunan RSUD Tipe D di Desa Jetis, Kecamatan Saptosari.

Hal itu diharapkan demakin menambah pelayanan masyarakat dibidang kesehatan. Selain itu, diperkirakan rumah sakit tersebut bisa beroperasi tahun depan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan pembangunan rumah sakit yang ada Desa Jetis, Saptosari terus dikebut.

“Target paling lambat 2020 sudah launching, tetapi diupayakan 2019 sudah bisa beroperasi,” ucapa Sri Suhartanta, Selasa (9/10/2018).

Sri menjelaskan untuk saat ini pembangunan tersebut sudah sampai tahap 2. Selain fokus di infrastruktur, pihaknya juga telah merencanakan pembentukan UPT dan mempersiapkan SDM kesehatan di rumah sakit tersebut.

“Sekarang masuk tahap kedua, dan kami siapkan segala sesuatu yang akan dibutuhkan,” paparnya.

Dikatakan Sri, untuk anggaran pembangunan fisik di rumah sakit yang rencannya akan memiliki dua layanan spesialis yakni anak dan kandungan ini mencapai Rp 25 miliar. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari anggaran di tahap satu pembangunan lalu.

“Kalau tahap 1 pada 2017 lalu anggarannya mencapai Rp16 miliar,” jelasnya.

Menanggapi hal itu Ketua DPRD Gunungkidul, Dhemas Kursiswanto, berharap penyelesaian pembangunan RSUD Tipe D Saptosari serta dua puskesmas rintisan rumah sakit inap di Ponjong dan Patuk bisa segera tuntas.

Sebab lanjutnya hal ini terkait dengan pengoptimalan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

“Tentu dengan adanya layanan kesehatan di tiga wilayah tersebut bisa memudahkan masyarakat untuk bsrobat dan tidak perlu jauh-jauh ke Wonosari,” tutupnya. (Bayu)

Related Post