Puluhan Tahun Mengalami Kebutaan, Gegini Cara Painem Bertahan Hidup

37 views

Gunungkidulpost.com – Nglipar – Meski mengalami kebutaan selama 53 tahun tak membuat surutnya semangat Painem (67) warga Dusun Gentungan, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar untuk bertahan hidup.

Tak banyak kegiatan yang bisa dilakukan Painem (67) namu berbekal ketekunannya dirinya berusaha mengais rejeki dengan menganyam tikar tiap hari. Walaupun telunjuk tangannya sudah sulit ditekuk akibat penyakit stroke yang dideritanya beberapa waktu lalu, Painem terus berusaha menyelesaikan hasil karyanya demi mendapatkan uang.

Setiap bulannya ia menyelesaikan 4 anyaman tikar, jika telah selesai ada pengepul dari Wonosari yang menampung hasil karyanya. Satu anyaman tikar pun ia jual ke pengepul seharga 30 ribu rupiah.

“Setiap bulan ada pengepul yang datang, satunya dibeli dengan harga 30 ribu pertikar, total dalam satu bulan 120 ribu,” ucap painem kepada wartawan, Senin (30/4/2018).

Painem mengaku selama ini tidak mengetahui penyebab kebutaan yang dideritanya. Waktu itu ia sudah memeriksakan keadaan matanya ke dokter spesialis mata tetapi kata dokter keadaan matanya tidak ada masalah.

“Saya tidak sengaja menyiram air panas ke sebuah makam kala itu, tetapi selang beberapa hari kemudian pandangan menhadi buyar dan buta,” bebernya.

Sebelum ikut keluarga adiknya, Painem memiliki rumah yang terbuat dari bambu, semenjak terkena stroke dan menghambat kegiatannya lantas sang adik mengajak tinggal bersama.

“Saya mengajak kakak saya karena setelah kena stroke tangan kanannya kesulitan digerakkan, dan saya tidak kuat kalau harus bolak-balik kerumahnya,” terang sang adik Wahyuni. (Heri Prastawa)

Related Post