Puluhan Wisatawan Tersengat Ubur-ubur

31 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Selama dua hari sejak Sabtu (23/6) dan Minggu (24/6) tercatat ada 23 orang yang tersengat ubur-ubur di kawasan pantai selatan Gunungkidul.

Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono menyampaikan, menyikapi kejadian tersebut pihak SAR terus berupaya dengan memberikan papan pengumuman, dan juga membersihkan Ubur Ubur yang tersapu ombak dan terdampar di bubur pantai.

Dengan memakai alat khusus, Ubur Ubur kemudian di kubur dalam satu tempat khusus yang letaknya jauh dari jangkauan wisatawan.

“Teman-teman di lapangan mencari dan mengumpulkan impes. Lalu dikubur agar tidak tersentuh wisatawan,”ucapnya kepada wartawan, Minggu (24/6/2018).

Marjono mengatakan, sebagian korban adalah anak-anak, karena mereka tidak mengetahui hewan yang dipakai untuk mainan atau saat berjalan dan terinjak merupakan hewan penyengat.

Perkiraan pada Juli hingga Agustus merupakan siklus munculnya ubur-ubur atau oleh masyarakat setempat disebut impes. Ubur-ubur yang biasa muncul merupakan binatang laut yang tergolong ke dalam kelas Scyphozoa. Tubuhnya yang berbentuk payung berumbai, bisa menyebabkan gatal di kulit jika tersentuh.

“Korban merata disemua pantai, kecuali pantai Baron karena ada aliran air tawar sehingga ubur-ubur tidak sampai pinggir,” jelas Marjono.

Selain melakukan pembersihan pantai pada pagi hari, Tim SAR juga menyiagakan tim medis dilokasi pantai.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Puskesmas dan dokter terdekat untuk memberikan pertolongan kepada wisatawan yang tersengat Ubur-Ubur.

Sebab, selain gatal, jika tidak kuat pengunjung sering kali sesak nafas. (Santi)

Related Post