Puncak Hari Santri, Ribuan Umat NU Gelar Apel Siaga

image

Ribuan Umat NU Mengikuti Apel Siaga. (Foto: Ist)

Gunungkidulpost.com – Wonosari -Bertempat di alun-alun Pemerintah kabupaten Gunungkidul, Minggu, (22/10) ribuan santri umat NU se Gunungkidul berkumpul untuk mengadakan apel akbar dan Istighosah dalam rangka Hari Santri Nasional ke -3 tahun 2017 di Kabupaten Gunungkidul.

Ketua PC NU Gunungkidul, Arif Gunadi menyampaikan bahwa untuk memperingati hari santri tahun 2017 ini telah digelar berbagai macam kegiatan diantaranya penggalangan dana kemanusiaan untuk Rohingya, seminar santri renuer dan pameran produksi santri di Ponpes Al Mumtaz Patuk tanggal 8 Oktober 2017 lalu.

“Kita juga menggelar lomba cerdas cermat untuk sekolah Madrasah di bawah Ma’arif NU Gunungkidul baik MI, MTs, MA dan ponpes NU di Gunungkidul,” jelas Arif kepada Gunungkidulpost.com.

Arif menyampaikan, apel akbar dan Istighosah hari ini adalah puncak dari peringatan hari santri yang ketiga ini. 

Pada kesempatan kali ini pihaknya mengucapkan terimakasih kepada semua elment yang telah mendukung kegiatan ini sehingga bisa berjalan dengan baik.

Arif menegaskan, warga NU harus setia terhadap Pancasila dan NKRI. Menurutnya,  ini sudah final dan menjadi harga mati, warga santri harus selalu menjaga NKRI.

“Musuh kita Narkoba dan korupsi, kita harus berani menegakan kebenaran,santri harus bisa memanfaatkan teknologi dengan baik, jangan biarkan teknologi memperbudak kita ataupun menyesatkan kita, Santri Kuat NKRI Hebat”tegasnya. 

Adapun berbagai acara di puncak peringatan hari santri diantaranya, Ijazah Qubro Kalbuku Rizqi dengan media telur ayam kampung, Baksos Donor Darah, Pentas 1000 Rebana dari Group Hadroh se Kabupaten Gunungkidul, Halaqah dan Sarasehan dengan pembicara KH Said Asrori dari PB NU di ponpes Al Mumtaz Patuk, Pertunjukan Drama kolosal 1000 Santri  dengan judul “Kiblat Bumi Nusa”
di ruas jalan timur alun-alun Pemkab Gunungkidul.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah menyampaikan bahwa Santri tetap harus berjuang demi tegak dan kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jaga Kebhinekaan dan Toleransi, mari kita bersama meningkatkan ukhuwah islamiah dan insaniyah yang selama ini telah terjalin dengan baik dalam rangka mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, “tutur Badingah. 

Badingah berpesan, agar kita selalu membekali diri dengan keimanan dan ketakwaan, juga dengan berbagai ketrampilan dan jiwa wira usaha,  khusunya dalam menghadapi pesatnya perkembangan dan kemajuan pariwisata Gunungkidul ini. 

Selama Istighosah digelar, acara berlangsung aman kemudian dilanjutkan dengan acara peletakan batu pertama calon rumah sakit Islam NU di Jl Kyai Lego, Pedusunan Sumbermulyo, Desa Kepek, Wonosari oleh Badingah. (Santi)

Posted from WordPress for Android

Related Post