Ratusan Pusaka Sakti Dimandikan Masal

61 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Ratusan pusaka meliputi keris dan tombak dimandikan dalam kegiatan Jamasan Tosan Aji yang diselenggarakan di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Senin (8/10/2018).

Kegiatan ini sekaligus merupakan agenda rutin tahunan dan menjaga nilai-nilai budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari menjaga nilai kebudayaan yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

“Ini menjadi salah satu upaya kami agar budaya atau tradisi merawat pusaka bisa tetap bertahan di DIY, khusunya Gunungkidul,” ucap Agus Kamtono di lokasi acara.

Agus menjelaskan kegiatan ini rutin dilangsungkan tiap Bulan Sura sesuai penanggalan Jawa. Pemilihan waktu pemandian pusaka atau jamasan sendiri dilakukan setelah Keraton Yogyakarta melangsungkannya terlebih dahulu.

“Biasanya nanti dari kabupaten melaksanakan kegiatan ini setelah keraton sudah melakukannya, karena memang kami mengikuti adat mereka,” bebernya.

Dalam kegiatan tersebut sedikitnya 100 keris serta empat tombak peninggalan keraton yang berada di Gunungkidul dimandikan oleh para abdi dalem.

“Ada sekitar 100 keris dan beberapa pusaka semua kami mandikan dan dibersihkan,” jelasnya.

Ketua Dewan Kebudayaan Gununungkidul, CB Supriyanto mengatakan kegiatan ini biasanya dilaksanakan di desa, tapi karena ini kewajiban pelestarian budaya maka mereka coba fokuskna di satu tempat.

Sebelum jamasa itu dimulai, pada Minggu malam telah terlebih dahulu dilangsungkan sarasehan di Bangsal Sewokoprojo.

“Maksud dan tujuannya agar masyarakat sekitar juga tahu bagaimana tata cara jamasan yang benar dan merawat pusaka yang baik,” paparnya.

Dia berharap adanya kegiatan ini masyarakat bisa lebih paham tata cara merawat pusaka yang baik. Hal ini agar kelestarian budaya bisa tetap terjaga.

“Kami harap masyarakat luas paham dan mau mengerti mengenai kegiatan jamasan ini,” pungkasnya. (Bayu)

Related Post