Ratusan Warga Bleberan Kembali Gelar Aksi Tuntut Kades Mundur

359 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Bertempat di Balai Desa Bleberan, Kecamatan Playen, kurang lebih 100 orang perwakilan dari 9 Dusun di Desa Bleberan menyampaikan aspirasinya, Senin,(2/4). Penyampaian aspirasi dilaksanakan kurang lebih satu jam dari pukul 10.30 WIB s/d 11.30 WIB.

Dalam penyampaian aspirasi tersebut, Koordinator aksi demonstrasi Sudarto mengatakan, intinya warga Desa Bleberan menghendaki Kades Bleberan, Supraptono untuk mudur dari jabatannya karena telah melakukan dugaan asusila.

“Rakyat ingin melaksanakan revolusi moral dan revolusi mental, tindakan ini kami lakukan bukan landasan kebencian atau dendam, karena Kades telah mempermalukan masyarakat Bleberan,” tegasnya.

Rakyat tidak ingin nilai-nilai moral dan wibawa rusak pada tubuh Pemerintahan Desa Bleberan. Kades Bleberan dirasa telah melanggar sumpah sebagai pejabat pemerintahan yaitu bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Kades mudur merupakan harga mati, jangan paksa kami bertindak anarkis, kami cinta damai apabila Kades secepatnya mengundurkan diri,” ucapnya.

Kades Bleberan dinilai telah berbuat asusila. Meski rakyat tidak bisa mempidanakan, namun Kades harus bertanggung jawab secara moral untuk mudur secepatnya. Rakyat Bleberan ingin menentukan nasib, sikap dan pilihannya sendiri, karena Kades adalah pilihan rakyat bukan pilihan Camat atau Bupati.

Menanggapi hal tersebut, Supraptono tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak akan mundur dari jabatannya sebagai Kades Bleberan. Supraptono meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam mendengar dan melihat dari Media Masa terkait dugaan kasus yang terjadi saat ini.

“Manakala ada pelanggaran, tentu akan disidik oleh pihak berwajib, dan saat ini BPD sudah menindaklanjuti saat ini sedang berproses,” ucapnya.

Karena saat ini masih berproses, Supraptono mengajak kepada masyarakat untuk menghormati dengan menjaga keamanan dan kedamaian Desa Bleberan. (Santi)

Related Post