Ratusan Warga Terserang Kanker, Malas Berobat Jadi Pemicu Utamanya

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) terus berupaya menekan bertambahnya pasien kanker.

Ketidaktahuan masyarakat tentang gejala kanker sering menjadi pemicu utama berkembangnya penyakit tersebut.

“Kami terus berupaya untuk menekan angka pasien pengidap kanker,” Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Gunungkidul, Sumedi saat ditemui Gunungkidulpost.com, Jumat (18/5/2018).

Dia menuturkan, saat ini masih banyak penderita kanker yang ada di Gunungkidul. Selain melakukan pencegahan, pihaknya mengaku melakukan pendampingan terhadap pasien.

“Selain melakukan pendampingan kami akan secepatnya untuk mendata pasien melalui Puskesmas yang ada,” beber Sumedi.

Disinggung mengenai program mendatang, Sumedi menambahkan dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi dilingkup sekolah.

“Tujuannya supaya mengetahui dan mencegah sejak dini supaya pengidap kanker bisa ditekan,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengatakan saat ini memang masih sulit untuk mendata penderita kanker di Gunungkidul, karena kemauan masyarakat untuk periksa masih kurang.

Menurut Priyanta, jika penyakit kanker dapat dideteksi lebih dini akan mempermudah penyembuhannya, jika belum sampai pada stadium tiga atau empat.

“Tidak semua masyarakt mau periksa, contoh kanker rahim harus dengan Inspeksi Visual dengan Asam (IVA) untuk mengetahui gejalanya. Sehingga kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mengedepankan pola hidup sehat, baik olahraga rutin maupun dalam memilih konsumsi makanan yang seimbang,” ungkapnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Gunungkidul pada 2017 tercatat ada 340 penderita kanker. (Bayu Prihartanto)

Related Post