Rawan Kecelakaan, Pos Pengamanan Jalur Mudik Lebaran Ditambah

image

Kapolres Gunungkidul, AKBP Muhammad Arif Sugiyarto Saat Diwawancarai Oleh Wartawan. (Foto: Bayu)

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Polres Gunungkidul mulai melakukan upaya antisipasi pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2017 ini. Salah satunya dengan menambah pos pengamanan dan pelayanan di beberapa titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

Selain itu, pihak kepolisian secara khusus telah menyiapkan ratusan personil dan pos pengamanan pada H-7 hingga H+7 Lebaran. Hal itu seperti yang dibahas dalam rapat lintas sektoral yang digelar di Kantor Pemkab Gunungkidul, Selasa (13/6/2017).

Kapolres Gunungkidul, AKBP Muhammad Arif Sugiyarto mengatakan, tahun ini pos pengamanan dan pelayanan akan ditambah. Selain itu bertambahnya titik-titik rawan kecelakaan juga menjadi pertimbangan tersendiri oleh petugas kepolisian.

“Tahun lalu hanya ada 18 pos untuk saat ini akan kami tambah menjadi 23 pos. Hal ini lantaran kondisi perkembangan masyarakat di Gunungkidul yang semakin ramai,” katanya kepada Gunungkidulpost.com.

Selama ini kata dia memang ada tempat-tempat tertentu yang disebut dengan area hitam rawan kecelakaan yang tersebar di sejumlah titik. Salah satu contoh yang paling banyak adalah di Jalan Jogja-Wonosari. Untuk itu beberapa pos akan didirikan di lokasi tersebut, dan sejumlah tempat keramaian lainnya.  

Pendirian pos pengamanan dan pelayanan akan mulai pada 19 Juni mendatang itu akan disiagakan 445 polisi yang dibantu petugas dari kesehatan, TNI dan juga Dinas Perhubungan.

“Yang penting target operasi tercapai yakni masalah lalu lintas lancar, kecelakaan berkurang atau tidak ada, kemudian tindak kejahatan berkurang, serta kegiatan masyarakat aman lancar dan nyaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi menuturkan, rapat koordinasi ini penting dilakukan untuk sinergi antar instansi keamanan dan kelancaran perayaan Hari Raya Lebaran tahun ini. Selain itu juga dia menghimbau agar seluruh Organisai Perangkat Daerah (OPD) mengoptimalkan tugas dan fungsinya, khususnya dalam menghadapi Lebaran nanti.

“Yang terpenting adalah masing-masing instansi mengerti tugasnya untuk dikomunikasikan dengan lintas sektoral, sehingga terjadi koordinasi yang efisien dan efektif,” ucap Immawan. (Bayu)

Posted from WordPress for Android

Related Post