Resmi Ditutup, Program TMMD di Desa Banaran Lampaui Target

122 views

Gunungkidulpost.com – Playen – Rangkaian kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa Ke-105 Reguler Tahap II Tahun Anggaran 2019 di Desa Banaran, Kecamatan Playen telah selesai.

Upacara penutupan dilakukan di Lapangan Desa Banaran, Kamis, (8/8/2019) pagi. Secara simbolis penutupan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kasrem 072/Pamungkas, Kolonel Kav Puji Sutiyono

didampinggi pejabat Forkompinda DIY dan Forkompinda Gunungkidul.

Dalam amanatnya, Kasrem 072/Pamungkas, Kolonel Kav Puji Sutiyono menyampaikan, semangat kebersamaan serta gotong royong antara TNI dan masyarakat harus tetap terjalin meski kegiatan TMMD ini telah usai.

“Hasil dari program TMMD berupa pembangunan fisik juga pendampingan peningkatan SDM masyarakat Desa Banaran semoga bisa bermanfaat dan terpelihara dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Puji menyebutkan, selama sebulan terakhir ini, para prajurit Kodam IV/Diponegoro, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen masyarakat memang telah saling bahu-membahu bersama-sama menyelesaikan program TMMD ke-105.

“Kebersamaan ini merupakan sinergitas yang positif dalam menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara,” katanya.

Adapun pelaksanaan TMMD sendiri tak hanya di Kabupaten Gunungkidul melainkan juga dilakukan di sejumlah wilayah diantaranya di Kabupaten Tegal, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Klaten.

Adapun TMMD di Desa Banaran sendiri sudah melakukan pembangunan sasaran fisik berupa pembangunan jalan, talud, renovasi pembangunan rumah ibadah, balai padukuhan hingga sarana sanitasi warga.

Selain pencapaian program sasaran fisik, TMMD juga melakukan kegiatan sasaran non fisik berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan pertanian, penyuluhan peternakan serta penyuluhan kesehatan.

“Progam TMMD ini telah dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak baik Intansi Pemerintahan atau Swasta serta seluruh komponen masyarakat yang ada sehingga seluruh sasaran fisik dan non fisik semua dapat selesai,tercapai bahkan melampaui target,” terangnya.

Adapun anggaran yang dihabiskan pada kegiatan TMMD ini sendiri mencapai Rp. 1.062.000.000,-. Sumber anggaran terdiri dari APBN, APBD DIY, serta APBD Kabupaten Gunungkidul. (Santi)

Related Post