Ribuan Anak Tinggalkan Sekolah Demi Penuhi Ekonomi Keluarga

572 views

Foto Ilustrasi/net

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Ribuan anak dibawah umur  di Kabupaten Gunungkidul memilih meninggalkan bangku sekolah untuk bekerja demi membantu kebutuhan ekonomi keluarga.
Kabid Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Dinas Sosial Tenaga Kejar dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Gunungkidul, Sari Mukti mengatatakan, jika berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), 2014 masih terdapat 1.871 pekerja anak. Kebanyakan mereka yang memutuskan sekolah untuk bekerja, dikarenakan dari faktor permasalahan ekonomi. 
“Diperlukan peran serta orang tua dalam mengatasi pekerja anak ini. Sebab hak-hak mereka saat ini untuk memperoleh pendidikan,” katanya, Senin (17/10/2016).
Sari menjelaskan, para pekerja anak ini mayoritas berumur 15 hingga 17 tahun. Mereka tersebar di beberapa kecamatan terutama wilayah pinggiran, bahkan ada juga yang bekerja di wilayah DIY. Pekerjaan yang mereka dapat hanya seadanya, karena usia mereka masuk pelajar. Diantaranya, pusat kuliner maupun usaha kecil lainnya. 
“Dengan usia anak yang masih dibawah umur tersebut, memang memerlukan perhatian. Maka dari itu, perlu dukungan orang tua, masyarakat maupun intansi terkait,” ujarnya.
Sebagai upaya meminimalisir adanya pekerja anak dibawah umur tersebut, lanjut Sari, pihaknya bekerja sama dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) melakukan penarikan pekerja anak. Pada tahun 2016 ini pihak dinas sendiri sudah menarik 475 pekerja anak yang ada di Gunungkidul, sehinggga dari angka itu masih terdapat 1.396 pekerja anak.  
“Para pekerja anak itu kita bekali dengan ilmu pengetahuan maupun pendekatan. Dengan begitu, mereka dapat mengerti pentingnya pendidikan untuk dirinya sendiri,” pungkasnya. (Nena)

pekerjaanakdigunungkidul

Related Post