Ribuan Bibit Pohon Disebar Untuk Pengrajin Batik Gunungkidul

189 views

Gunungkidulpost.com – Wonosari – Pemkab Gunungkidul bekerjasama dengan Lions Club Puspita Mataram memberikan bantuan 3000 bibit pohon pewarna alami batik kepada warga di sentra kerajinan batik di Desa Tancep, Kecamatan Ngawen, Desa Mertelu dan Desa Ngalang di Kecamatan Gedangsari, Senin,(11/2/2019).

Bantuan yang diberikan terdiri dari bibit pohon mangga, jambu, manggis, nangka, buah naga dan indogofera. Masing-masing memiliki warna alami sendiri. Misalnya jambu untuk pewarnaan abu-abu, durian untuk warna cokelat, manggis untuk warna merah atau indigofera untuk warna biru,

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, Sudodo mengatakan, Pemkab Gunungkidul telah berkomitmen mengembangkan produksi batik di Kabupaten Gunungkidul.

“Untuk itu, selain terus memberikan pendampingan, kita juga berikan bantuan bibit pohon pewarna alami untuk mewarnai batik yang dihasilkan,” katanya.

Menurut Sudodo, industri batik sejalan dengan program pengembangan kepariwisataan yang saat ini sedang digalakkan. Batik dengan industri pariwisata bisa berjalan berdampingan karena kreasinya bisa menjadi cenderamata bagi wisatawan yang datang.

Selain itu, bantuan bibit pewarna alami sangat penting karena bisa menjadi modal pengembangan batik tradisional yang ramah lingkungan.

“Rencananya, ada 10.000 bibit pewarna alami yang akan dibagikan, tetapi untuk hari ini baru 3.000 bibit,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Gunungkidul, Azis Saleh mengatakan, bantuan dari Lions Clum Puspita Mataram merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi dengan Bupati Gunungkidul pada 28 Desember 2018 lalu.

“Sekarang sudah direalisasikan dengan bantuan awal sebanyak 3.000 bibit hingga jumlah bantuan mencapai 10.000 bibit,” tutupnya. (Santi)

Related Post