Ribuan Peserta Ikuti Ajang Lomba Lari Baron 10 K

52 views

Gunungkidulpost.com – Tanjungsari – Sebanyak 2.300 peserta ikuti lomba lari bertakjup Baron 10K tahun 2018.

Kegiatan ini digelar oleh Pamkab Gunungkidul dalam rangka mencari bibit unggul daerah dan meningkatkan promosi pariwisata di kawasan pantai selatan.

Rute lomba sepuluh kilometer ini mengambil start dari Kompleks parkir Baron dan memutari sebagian wilayah Desa Kemadang. Adapun kategori lomba kelompok putra-putri Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan, Umum dan Regional Jawa Tengah-DIY.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Gunungkidul Bahron Rasyid mengaku pihaknya merasa puas dengan penyelenggaraan lomba.

Menurut dia, Baron 10K merupakan agenda rutin Disdikpora dengan Dinas Pariwisata Gunungkidul. Tahun ini, kata dia, merupakan penyelenggaraan yang keempat kali secara beruntun. Malahan, Bahron optimistis even yang digelar tahun depan bisa lebih besar lagi, karena cakupan lomba akan diperluas lagi.

“Peserta masih banyak peminat bahkan ada juga yang dari luar daerah. Untuk tahun depan, kami menargetkan even ini menjadi kegiatan sekaligus agenda olahraga nasional,” ungkap Bahron.

Dia berharap, selain kesuskesan dari sisi penyelenggaraan, lomba lari Baron 10K bisa menelurkan bibit-bibit pelari andal. Untuk itu, saat lomba berlangsung panitia menerjunkan pemandu bakat.

“Nantinya, dari hasil scouting akan dikumpulan dan diberikan pelatihan dan pembinaan jangka panjang. Jadi, proses regenerasi atlet tersebut bisa terus dijalankan,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan, kerja sama dengan Disdikpora merupakan hubungan saling menguntungkan. Di satu sisi, penyelenggaraannya sebagai ajang regenerasi atlet, namun di sisi lainnya untuk mengenalkan potensi pariwisata di Gunungkidul.

“Ini sekaligus untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Kami berharap melalui kegiatan ini peserta luar daerah semakin banyak dan mengenal lagi akan destinasi wisata di Gunungkidul,” ujar Asti.

Sementara itu, salah satu peserta asal Jawa Tangah, Septiana Gita Sari mengaku sudah dua kali mengikuti event ini. Selain seru, medan untuk dilalui peserta sangan menatang.

“Cukup bagus medannya ekstrim dan cuaca sangat mendukung,” ucapnya.

Menurut Septiana meski tahun ini tak mempu menyabet gelar juara 1 seperti pada tahun lalu namun kegiatan ini dijadikan sebagai ajang latihan dan berwisata.

“Harapnya lomba ini terus ditingkatkan. Sayangnya untuk tahun ini hanya berada di urutan ke 5 berbanding jauh tahun lalu saya berhasil di nomor 1,” pungkas dia. (Bayu)

Related Post